Halaman

Minggu, 28 April 2013

pengertian dan tujuan ilmu budaya dasar



PENGERTIAN DAN TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR


PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR


Secara sederhana Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.


Istilah llmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris "The Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan bahasa latin humanus yang bisa diartikan manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri.


Untuk mengetahui bahwa Ilmu Budaya Dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya, lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof.Dr.Harsya Bachtiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar, yaitu :


1.  Natural science


Ilmu ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis itu kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi . Hasil penelitiannya 100 % benar dan 100 % salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain ialah astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.


2. social science


Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antar manusia. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tetapi hash penelitiannya tidak mungkin 100 % benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antar manusia itu tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, psikologi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dsb.


3. the humanities


Pengetahuan budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal itu digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan pemyataan-pemyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti. Peristiwa-peristiwa dan pemyatan-pemyataan itu pada umumnya terdapat dalam tulisan-tulisan., Metode ini tidak ada sangkut pautnya dengan metode ilmiah, hanya mungkin ada pengaruh dari metode ilmiah.


Pengetahuan budaya ( The Humanities ) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup kcahlian (disiplin) scni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai bidang kcahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik, dll. Sedang Ilmu Budaya Dasat ( Basic Humanities ) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain Ilmu Budaya dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran dan kepekaan dalam mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.


Ilmu budaya dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut dengan Basic Humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa inggris disebut dengan istilah the humanities. pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk betbudaya ( homo humanus ), sedangkan Ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.


TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR


Penyajian mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian jelaslah bahwa mata kuliah Ilmu Budaya Dasar tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities). akan tetapi ilmu budaya dasar semata-mata sebagai salah satu usaha mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cam memperluas wawasan pemikiran serta kemarnpuan kritikalnya terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.


Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut Ilmu Budaya Dasar diharapkan dapat :


1. Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang bane, terutama untuk kepentingan profesi mereka


2. Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemánusiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.


3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. kedaerahan dan pengkotakan disiplin ilmu yang ketat.










































ILMU BUDAYA DASAR






Pengertian Ilmu Budaya Dasar


Secara sederhana IBD adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang diekembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah IBD dikembangkan petama kali di Indonesia sebagai pengganti istilah basic humanitiesm yang berasal dari istilah bahasa Inggris “the Humanities”. Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang astinya manusia, berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the humanities diandaikan seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan lebih halus. Dengan demikian bisa dikatakan bahwa the humanities berkaitan dengan nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia berbudaya. Agar manusia menjadi humanus, mereka harus mempelajari ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang lain sebagai manusia itu sendiri. Untuk mengetahui bahwa ilmu budaya dasar termasuk kelompok pengetahuan budaya lebih dahulu perlu diketahui pengelompokan ilmu pengetahuan. Prof Dr.Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :


1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince )


Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100 5 benar dan 100 5 salah


2. Ilmu-ilmu sosial ( social scince )


ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100 5 benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia initidak dapat berubah dari saat ke saat.


3. Pengetahuan budaya ( the humanities )


bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataankenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.


Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain IBD menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan mahasiswa dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan. Ilmu budaya daar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Ingngris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahas inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.






Tujuan Ilmu Budaya Dasar


Penyajian mata kuliah ilmu budaya dasar tidak lain merupakan usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan demikian mata kuliah ini tidak dimaksudkan untuk mendidik ahli-ahli dalam salah satu bidang keahlian yang termasuk didalam pengetahuan budaya (the humanities) akan tetapi IBD semata-mata sebagai salah satu usaha untuk mengembangkan kepribadian mahasiswa dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikalnya terhadap nilai-nlai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri. Untuk bisa menjangkau tujuan tersebut IBD diharapkan dapat :


1. Mengusahakan kepekaan mahasiswa terhadap lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan yang baru, terutama untuk kepentingan profesi mereka


2. Memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk memperluas pandangan mereka tentang masalah kemansiaan dan budaya serta mengembangkan daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal tersebut.


3. Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin bagnsa dan Negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing tidak jatuh ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat


4. menguasahakan wahana komunikasi para akademisi agar mereka lebih mampu berdialog satu sama lain. Dengan memiliki satu bekal yang sama, para akademisi diharapkan akan lebih lancer dalam berkomunikasi.






Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar


Bertitik tolak dari kerangka tujuan yagn telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :


1. Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya


2. Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat. Menilik kedua pokok masalah yang bisa dikaji dalam mata kuliah IBD, nampak dengan jelas bahwa manusia menempati posisi sentral dalam pengkajian. Manusia tidak hanya sebagai obyek pengkajian. Bagaimana hubungan manusia dengan alam, dengan sesame, dirinya sendiri, nilai-nilai manusia dan bagaimana pula hubungan dengan sang pencipta menjadi tema sentral dalam IBD. Pokok-pokok bahasan yang dikembangkan adalah :


1. Manusia dan cinta kasih


2. Manusia dan Keindahan


3. Manusia dan Penderitaan


4. Manusia dan Keadilan


5. Manusia dan Pandangan hidup


6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian


7. Manusia dan kegelisahan


8. Manusia dan harapan






MANUSIA dan KEBUDAYAAN






Manusia


Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia ( ilmu kimia ). Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi ( ilmu fisika ). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia ( biologi ). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus ( ilmu ekonomi ). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri ( sosiologi ), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan ( politik ). Dan lain sebagainya.


1. Manusia itu terdiri dari empat unsure yang saling terkait, yaitu :


a. Jasad; yaitu badan kasar manusia yang nampak pada luarnya, dapat diraba, dan difoto, dan menempati ruang dan waktu.


b. Hayat; yaitu mengandung unsure hidup, yang ditandai dengan gerak


c. Ruh; yaitu bimbingan dan pimpinan Tuhan, daya yang bekerja secara spiritual dan memahami kebenaran, suatu kemampuan mencipta yang bersift konseptual yang menjadi pusat lahirnya kebudayaan.


d. Nafas; dalam pengertian diri atau keakuan, yaitu kesadaran tentan diri sendiri














2. Manusia sebagai satu kepribadian yang mengandung 3 unsur yaitu :


a. Id. Yang merupakan struktur kepribadian yang paling primitive dan paling tidak nampak. Id merupakan libido murni, atau energi psikis yang menunjukkan cirri alami yang irrasional dan terkait masalah sex, yang secara instingtual menentukan proses-proses ketidaksadaran. Id tidak berhubungan dengan lingkungan luar diri, tetapi terkait dengan struktur lain kepribadian yang pada gilirannya menjadi mediator antara insting Id dengan dunia luar.


b. Ego. Merupakan bagian atau struktur kepribadian yang pertama kali dibedakan dari Id, seringkali disebut sebagai kepribadian “eksekutif” karena peranannya dalam menghubgunkan energi Id ke dalam saluran osial yang dapat dimengerti oleh orang lain.


c. Superego. Merupakan struktur kepribadian yang paling akhir, muncul kira-kira pada usia limat tahun. Dibandingkan dengan Id dan ego, yang berkembang secara internal dalam diri individu, superego terbentuk dari lingkungan eksternal. Jadi superego menunjukkan pola aturan yang dalam derajat tertentu menghasilkan control diri melalui sistem imbalan dan hukuman yang terinternalisasi.


Dari uraian diatas dapat mengkaji aspek tindakan manusia dengan analisa hubungan antara tindakan dan unsure-unsur manusia. Seringkali misalnya orang senang terhadap penyimpangan terhadap nilai-nilai masyarakat dapat diidentifikasi bahwa orang tersebut lebih dikendalikan oleh Id dibandingkan super-egonya. Atau seringkali aa kelainan yang terjadi pada manusia, misalnya orang yang berparas buruk dan bertubuh pendek berani tampil ke muka umum, dpat diterangkan dengan mengacu pada unsur nafs (kesadaran diri ) yang dimilikinya. Kesemuanya tersebut dapat digunakan sebagai alat analisa bagi tingkah laku manusia.


Hakekat Manusia :


1. Mahluk ciptaan Tuhan yagn terdiri dari tubuh dan jiwa sebagai satu kesatuan yang utuh


2. Mahluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna, jika dibandingkan denan mahluk lainnya


3. mahluk biokultural yaitu mahluk hayati yagn budayawi


4. Mahluk Ciptaan Tuhan yagn terkait dengan lingkungan, mempunyai kualitas dan martabat karena kemampuanbekerja dan berkarya










Pengertian Kebudayaan


Kebudayaan selalu dimiliki oleh setiap masyarakat, hanya saja ada suatu masyarakat yang lebih baik perkembangan kebudayaannya dari pada masyarakat lainnya untuk memenuhi segala kebutuhan masyarakatnya. Pengertian kebudayaan banyak sekali dikemukakan oleh para ahli. Salah satunya dikemukakan oleh Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi, yang merumuskan bahwa kebudayaan adalah semua hasil dari karya, rasa dan cipta masyarakat. Karya masyarakat menghasilkan teknologi dan kebudayaan kebendaan, yang diperlukan manusia untuk menguasa alam sekitarnya, agar kekuatan serta hasilnya dapat diabdikan untuk kepntingan masyarakat. Rasa yang meliputi jiwa manusia mewujudkan sega norma dan nilai masyarakat yang perlu untuk mengatur masalah-masalah kemasarakatan alam arti luas, didalamnya termasuk, agama, ideology, kebatinan, kenesenian dan semua unusr yang merupakan hasil ekspresi dari jiwa manusia. Yang hidup sebagai anggota masyarakat. Selanjtunya cipta merupakan kemampuan mental, kemampuan piker dari orang yang hidup bermasyarakat dan yang antara lain menghasilkan filsafat serta ilmu pengetahuan. Rasa dan cipta dinamakan kebudayaan rohaniah. Semua karya, rasa dan cipta dikuasai oleh karsa dari orang-orang yang menentukan kegunaannya, agar sesuai dengan kepentingan sebagian besar, bahkan seluruh masyarakat. Dari pengetian tersebut menunjukkan bahwa kebudayaan itu merupakan keseluruhan ari pengetahuan manusia sebagai mahluk sosial, yang digunakan untuk menginterpretasikan dan memahami lingkungan yang dihadapi, untuk memenuhi segala kebutuhannya serta mendorong terwujudnya kelakuan manusia itu sendiri.Atas dadar itulah para ahli mengemukakan adanya unsure kebudayaan yang umumnya diperinci menjadi 7 unsur yaitu :


1. unsur religi


2. sistem kemasyarakatan


3. sistem peralatan


4. sistem mata pencaharian hidup


5. sistem bahasa


6. sistem pengetahuan


7. seni










Bertitik tilah dari sistem inilah maka kebudayaan paling sedikit memiliki 3 wujud antara lain :


1. wujud sebagai suatu kompleks dari ide, gagasan, norma, peraturan dan sejenisnya. Ini merupakan wujud ideal kebudayaan. Sifatnya abstrak, lokasinya aa dalam pikiran masyarakat dimana kebudayaan itu hidup


2. kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas kelakuan berpola dari manusia dalam masyarakat


3. kebudayaan sebagai benda hasil karya manusia


Perubahan kebudayaan pada dasarnya tidak lain dari para perubahan manusia yang hidup dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan itu. Perubahan itu terjadi karena manusia mengadakan hubungan dengan manusia lainnya, atau karena hubungan antara kelompok manusia dalam masyarakat. Tidak ada kebudayaan yanga statis, setiap perubahan kebudayaan mempunyai dinamika, mengalami perubahan; perubahan itu akibat dari perubahan masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tersebut.














































Pengertian Ilmu Sosial Dasar
Pendidikan tinggi diharapkan dapat menghasilkan sarjana-sarjana yang mempunyai seperangkat kemampuan yang terdiri atas
Kemampuan akademik
Kemampuan Profesi
Kemampuan Pribadi


Dengan seperangkat kemampuan yang dimiliki seseorang diatas lulusan perguruan tinggi diharapkan seseorang menjadi sarjana yang sujana yaitu sarjana yang cakap dan ahli dalam bidang yang ditekuninya serta mau dan mampu mengabdikan keahliannya untuk kepentingan masyarakat indonesi dan umat manusia pada umumnya. Pencapaian kemampuan akademik dan kemampuan profesi telah diusahakan melalui mata kuliah (MKK). Kedua kemampuan tersebut bertuuan untuk memberikan keahlian dalam bidangnya dan kemampuan menerapkan keahlian itu dalam masyarakat.
Berikut adalah MKDU/ Mata Kuliah Dasar Umum yang terdiri atas mata kuliah:
Pancasila
Agama
Kewiraan
PENDIDIKAN Sejarah Perjuangan Bangsa
Ilmu Alamiah Dasar (IAD)
Ilmu Sosial Dasar (ISD)
Ilmu Budaya Dasar (IBD)


Sebenarnya MKDU perguruan tinggi di Indonesia dapat di kelompokkan menjadi 2, Kelompok pertama meliputi mata kuliah : Pancasila, Agama, Pendidikan Sejarah perjuangan bangsa dan Kewiraan. Kelompok ini diharapkan dapat memberikan dasar pedoman untuk bertindak sebagai warga Negara terpelajar yang baik. Keempat mata kuliah tersebut wajib di ikuti oleh semua mahasiswa di perguruan tinggi, yang dinilai dan ikut menentukan kelulusan.


Kelompok kedua meliputi mata kuliah : IAD, ISD, dan IBD. Kelompok ini diharapkan dapat membantu kepekaan mahasiswa berkenaan dengan lingkungan alamiah, Lingkungan social dan lingkungan budaya.
Ketiga mata kuliah diatas diberikan kepada semua mahasiswa dengan ketentuan bahwa mahasiswa bidang pengetahuan keahlian yang berada dalam ruang lingkup salah satu mata kuliah dasar tersebut tidak diwajibkan mengikuti mata kuliah dasar yang bersangkutan.
Secara Spesifik kemampuan pribadi yang hendak di capai melalui MKDU bertujuan menghasilkan warga Negara Sarjana yang berkualifikasi sebagai berikut:
Taqwa kepada tuhan yang maha esa , bersikap dan bertindak sesuai dengan ajaran agamanya, dan memilki tenggang rasa terhadap pemeluk agama lain
Berjiwa Pancasila sehingga segal keputusan serta tindakannya mencerminkan nilai-nilai pancasila dan memiliki Integritas kepribadian yang tinggi, yang mendahulukan kepentingan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
Memiliki wawasan sejarah perjuangan bangsa, sehingga dapat memperkuat semangat kebangsaan, mempertebal cinta tanah air, meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara, Mempertinggi kebanggan nasional dan kemanusiaan sebagai sarjana Indonesia.
Memiliki wawasan komprehensif dan pendekatan integral di dalam menyikapi oermasalahan kehidupan, baik social, ekonomi, politik, pertahanan keamanan maupun kebudayaan.
Memiliki wawasan budaya yang luas tentang kehidupan bermasyarakat dan secara bersama sama mampu berperan serta meningkatkan kualitasnya, maupun tentang lingkungan alamnya secara bersama sama serta di dalam pelestariannya.


Tema pokok perkuliahan ISD sebagai bagian dari MKDU adalah hubungan timbale balik antara manusia dengan lingkungannya. Hubungan tersebut dapat mewujudkan adanya kenyataan kenyataan social dan masalah masalah social dan inilah yang menjadi pusat perhatian dari Ilmu Sosial Dasar dan yang penelaahannya menggunakan pendekatan berbagai disiplin (interdisiplin dan atau multidisiplin) dengan memanfaatkan pengertian pengertian (fakta,konsep, teori) yang berasal dari lapangan ilmu ilmu social seperti: sejarah, ekonomi, geografi, social, sosiologi, antropologi dan psykologis social.


ISD ; PENGERTIAN, TUJUAN, ISD DAN ips


PENGERTIAN


Untuk menjawab berbagai tantangan dan persoalan dalam kehidupan lahirlah berbagai cabang ilmu pengetahuan.


Berdasarkan sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan, maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokan menjadi tiga :


Natural sciences (ilmu-ilmu alamiah), meliputi: Fisika, Kimia, astronomi, biologi dll
Sosial sciences (ilmu-ilmu social) terdiri dari: Sosiologi, Ekonomi, Politik antropologi, Sejarah, Psykologi, Geografi dll
Humanities (ilmu-ilmu budaya) meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dll.


Mengikuti pembagian ilmu pengetahuan seperti tersebut diatas maka Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Budaya Dasar adalah satuan pengetahuan yang dikembangkan sebagai usaha pendidikan.


Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah masalah social khususnya yang diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian pengertian (fakta, konsep teori) yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu ilmu social seperti:
Sejarah, ekonomio, geografi social. Sosiologi, antropologi, psikologi sosial.


Ilmu social dasar tidak merupakan gabungan dari ilmu social dasar yang dipadukan, karena ilmu social dasar tidak memiliki objek dan metode ilmiah tersendiri dan juga ia tidak mengembangkan suatu penilitian sebagaimana suatu disiplin ilmu seperti ilmu-ilmu social diatas.


Ilmu sosial dasar merupakan suau bahan studi atau program pekerjaan yang khusus dirancanga untuk kepentingan atau pengerjaan yang di Indonesia diberikan di perguruan tinggi.


2.Tujuan


Sebagai salah satu dari mata kuliah dasar umum ilmu social dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar:
Memahami dan menyadari kenyataan-kenyataan social dan masalah-masalah yang ada didalam masyarakat
Peka terhadap masala-masalah social dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-usaha menanggulanginya
Menyadari bahwa setiap masalah social yang timbul dalam masyarakat slalu bersifat kompleks dan hanya mendekatinya dan mempelajarinya secar kritis dan interdisipliner


Ilmu Sosial Dasar dan Ilmu Pengetahuan Sosial


Ilmu social dasar ISD dan ilmu penegetahuan social mempunyei persamaan dan perbedaan adapun persamaan antara keduanya adalah :
Keduanya merupkan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan/pengajaran
Keduanya bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri
Keduanya mempunyei materi-materi yang terdiri dari kenyataan social dan masalah social.


Adapun Perbedaan diantara keduamya adalah adalah:
Ilmu social dasar diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan ilmu social dasar diberikan di sekolah dasar dan sekolah lanjutan
Ilmu social dasar merupakan salah satu mata kuliah tunggal, sedangkan ilmu penegetahuan social merupakan kelompok dari sejumlah mata pelajaran (Untuk sekolah lanjutan)
Ilmu social dasar diarahkan pada pembentukkan sikap dan kepribadian , sedangkan ilmu pengetahuan social diarahkan pada pembentukkan penegetahuan dan ktrampilan intelektual.


Berikut Bahan pelajaran Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan atas tiga golongan:


Kenyataan-kenyataan social yang ada dalam masyrakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah social tertentu.
Konsep-konsep social dibatasi pada konsep dasar atau elementer saja yang sangat diperlukan utntuk mempelajari masala-masalah social yang dibahas dalam ilmu pengetahuan sosial, contohnya:
Keanekaragaman dan konsep kesatuan sosial bertolak dari kedua konsep tersebut diatas, maka dapat kita pahami dan kita sadari bahwa di dalam masyrakat selalu terdapat:
Persamaaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola tingkah laku baik secara individualatau kelompok atau golongan.
Persamaan dan perbedaan kepentingan


Masalah-masalah sosial yang timbul didalam masyarakat bisasnya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang berkaitan.Konsorsium antar bidang telah menetapkan bahwa perkuliahan ilmu sosial dasar terdiri dari 8 pokok bahasan yaitu:
Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannyadengan perkembangan masyrakat dan kebudayaan
Masalah Individu, keluarga, dan masyarakat
Masalah pemuda dan sosialisasi
Masalah hubungan antara warga Negara dan Negara
Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat
Masalah masyrakat perkotaan dan perdesaan
Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan intgrasi
Pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat


Untuk membantu memahami terhadap masalah-masalah tersebut diatas maka dalam buku ini dihimpun kumpulan karangan yang disusun dan berkaitan dengan ,masing-masing pokok bahasan yang telah ditentukan.


Rabu, 02 Januari 2013

banjir


Kali ini mimin mau angkat berita nih dari dampak banjir di daerah Kota Kembang (Bandung)

Berbicara Kota Bandung banyak seki identik dengan kembang di samping itu ada didearah bandung yang terkena dampk banjir. Bandung merupakan kota dengan elevasi yang cukup tinggi yaitu rata-rata sekitar ±768 m di atas permukaan laut rata-rata. Daerah utara Kota Bandung pada umumnya lebih tinggi di banding daerah selatan. Rata-rata ketinggian di sebelah utara adalah ±1050 dpl (di atas permukaan laut), sedangkan di bagian selatan adalah ±675 dpl. Bandung dikelilingi oleh pegunungan yang membuat Bandung menjadi semacam cekungan (Bandung Basin).

Kalau Bandung kota yang cukup tinggi kenapa bisa banjir ?


Banjir tidak hanya di dataran rendah.

Air akan cenderung mengalir bila morfologinya curam, dan mengalir pelan bila morfologinya landai. Dengan demikian kalau ada daerah landaian air akan cenderung menggenang. Ketika air sudah tidak mengalir dengan baik maka disitulah kemungkinan terjadi banjir.


Bagaimana dengan sekitar Bandung Selatan ?


Bandung memang berada di daerah tinggian. Namun kalau diperhatikan morfologinya, maka Bandung Selatan merupakan sebuah landaian. Bahkan terkesan mendatar. Morfologi yang datar dan dikelilingi tinggian ini sering disebutkan sebagai Cekungan Bandung (Bandung Basin). Batuan yang ada dibawa Bandung selatan ini diperkirakan hasil dari pengendapan sebuah danau.
Ya sebuah danau … mungkin pembaca pernah mendengan Danau Bandung. Bandung Selatan memang dahulu berupa danau. Bahkan sudah diselidiki endapannya yang menunjukkan bahwa Danau Bandung ini dahulu terisi air.

Kapan Danau Bandung dapat mengering ?


Menurut M.A.C. Dam (1994) the Late Quaternary Evolution of the Bandung Basin: endapan terakhir (termuda) danau Bandung dg absolut dating C-14 berumur 16.000 tahun yang lalu loh gan!
Diperkirakan danau Bandung sudah tidak ada (kering) sejak 16.000 tahun yang lalu. Pak Budi Brahmantyo seorang dosen ITB, yakin ketika manusia Dago Pakar atau Manusia Pawon hidup (3 – 6 ribu th yl), dataran Bandung hanya tinggal rawa-rawa yang luas, tetapi bukan danau. Hingga sekarang masih tersisa banyak ranca dan nama daerah berawalan ranca (alias rawa) di cekungan Bandung.
Jadi walaupun Bandung terletak didaerah tinggian tetap saja memungkinkan terjadi banjir.

APA SAJA AKIBAT DARI BENCANA BANJIR ?


Dari berbagai macam jenis banjir, pada umumnya banjir memiliki berbagai akibat dan dampak negatifyang secara langsung maupun tidak langsung berpengaruh bagi manusia.

1. Banjir dapat merusak sarana dan prasarana
    Banjir dapat menghancurkan rumah, gedung, jembatan, jalan dan masih banyak lagi.

2. Banjir memutuskan jalur transportasi
 
   Dampak paling umum dari banjir adalah memutuskan jalur transportasi darat. Akibat genangan air pada.         jalan yang cukup tinggi, motor, mobil atau bahkan truk puso / container tidak bisa melewati jalan tersebut. Selain motor dan mobil, lalu lintas kereta api pun dapat terganggu.

3. Banjir merusak dan bahkan menghilangkan peralatan, perlengkapan, harta benda lainnya atau bahkan jiwa manusia
Kerugian yang disebabkan banjir diantaranya adalah kerusakan benda, alat elektronik, mesin, surat-surat berharga (sertifikat, ijazah, dll), perlengkapan rumah tangga, rumah, gedung, dan yang paling berharga: jiwa manusia.

4. Banjir dapat mengakibatkan pemadaman listrik
Listrik sudah menjadi kebutuhan sehari-hari. Karena tingginya air / luapan banjir, listrik harus kita padamkan atau bahkan dipadamkan oleh pihak PLN. Bayangkan betapa terbatasnya aktifitas keseharian kita bila aliran listrik padam.






5. Banjir mengganggu aktivitas sehari-hari


Dengan adanya banjir, otomatis akan menganggu aktifitas sehari-hari. Sekolah terganggu, kerja terganggu, bersantai pun terganggu. Karena air banjir, semua aktifitas pun terganggu atau bahkan harus dihentikan untuk sementara waktu.

6. Banjir dapat mengganggu atau bahkan merusak perekonomian
Perekonomian terganggu karena banjir merendam sawah sehingga panen/ produksi padi terganggu, karena transportasi terputus bahan makanan yang diangkut oleh truk dapat membusuk atau mungkin membutuhkanbiaya tambahan karena harus mencari jalan alternatif walaupun lebih jauh, Produksi pabrik dihentikan sementara karena mesin produksi terendam air atau listrik dipadamkan sehingga mesin produksi tidak dapat dijalankan, dan masih banyak lagi sebab kerugian tidak berasal hanya dari rusaknya mesin tetapi juga bisa dari sisi terhambatnya / terganggunya produktifitas.

7. Banjir dapat mencemari lingkungan sekitar kita
Saat banjir datang tidak hanya air, tetapi juga membawa serta sampah, kotoran, limbah pabrik / kimia, minyak (oli, bensin, solar, minyak tanah, dsb), dan masih banyak lagi. Selain dapat mencemari sumber air bersih, banjir juga akan mengotori, halaman atau bahkan rumah kita sehingga menjadi tidak hiegienis.

8. Banjir dapat mendatangkan masalah / gangguan kesehatan (penyakit)

Banjir menyebabkan lingkungan menjadi kurang atau tidak bersih, sehingga nyamuk dan bibit kuman penyakit mudah berkembang biak. Selain itu umumnya makanan dan minuman yang sehat akan lebih susah ditemukan (terjadi kerawanan pangan) dan juga karena terlalu sering kena air maka dapat menyebabkan kondisi tubuh menurun.

9. Banjir dapat menyebabkan erosi atau bahkan longsor

Semakin deras air banjir, kemungkinan untuk mengiikis pinggiran aliran banjir akan semakin tinggi sehingga erosi atau bahkan longsor akan semakin mungkin terjadi.

10. Banjir dapat merubah, mengganggu, atau bahkan menghapus

Bila banjir melanda cukup lama atau cukup besar, seiring dengan bertambahnya pengalaman disaat banjir, roda kehidupan juga bisa dapat berubah dengan drastis. Kehilangan pekerjaan, kehilangan mata pencaharian, hutang yang semakin menumpuk, kesehatan yang terganggu, atau bahkan kehilangan jiwa. Kesemuanya itu dapat merubah masa depan seseorang, keluarga atau bahkan masyarakat, baik secara langsung ataupun tidak langsung.

BAGAIMANA CARA PENANGANAN BANJIR ?

1. Memfungsikan sungai dan selokan karena sungai dan selokan adalah tempat mengalirnya air dan jangan pernah membuang sampah sembarangan karena dapet menghabat jalannya air.

2. Memberi info tentang “larangan membuang sampah pada warga sekitar sungai” hal ini merupakan langkah awal yang baik untuk warga.

3. Menyedikan tempat sampah yang besar dan dapat dilihat warga.

4. Ajarkan kepada adik adik untuk membuang sampah pada tempatnya bila saat berpergian ajarkan untuk menyimpan sampah pada tas terlebih dahulu lalu buang bila melihat tempat sampah.

5. Adakan setiap 1 bulan sekali kerja bakti untuk membersihkan selokan maupunsaluran air selain membuat lingkungan bersih dan nyaman dapat membangun semangat untuk gotong royong.


Jumat, 23 November 2012

masalah sosial


Ditulisan selanjutnya saya akan membahas masalah penggunaan  zat pewarna makanan pada jajanan yang pernah di rasakan anak anank jaman sekarang yang berada di luar sekolah pada umumnya sekolah dasar (SD).

DIMANA LOKASINYA ?
Bila kita membicarakan lokasinya sudah banyak sekali tersebar di daerah Jakarta maupun Bekasi tak luput daerah lain. tidak hanya di tempat Sekolah Dasar pedagang ini menjajahkan makanannya di area hiburan rakyat atau di sebut pasar malam.

LATAR BELAKANG ?
Menurut saya latar belakang dari masalah ini adalah desakan kebutuhan ekonomi. Karena keadaan ekonomi mereka serbakekurangan, maka mereka sudah terbiasa melakukan hal yang curang. Pada pembahasan ini banyak sekali pedagang pedagang menjajahkan majanannya tanpa memperdulikan kesehatan si pembeli. Contoh yang sering sekali pedagan yang di gunakan adalah pewarna tekstil dan pemanis buatan. Kenapa bisa menggunakan pewarna tekstil ? karena warna dari pewarna tekstil itu lebih murah dah lebih bagus warnanya. Lalu kena menggunakan pemanis buatan ? "alasannya adalah karena dengan menggunakan pemanis buatan mereka tidah perlu menambahkan gula - gula yang mahal di pasaran. Ini meripakan tindakan yang merugikan si pembeli terutama adik - adik kita ygan masih kecil dan belum mengerti apa apa tentang zat kimia yang berbahaya.

BAGAIMANA MENCIRIKAN BAHAN MAKANAN YANG MENGGUNAKAN ZAT PEWARNA TEKSTIL ?
Pertama, makanan yang menggunakan zat pewarna tekstil sangat amat mencolok jika terlihat
Kedua, bila kita memegang makanan tersebut maka akan meninggalkan bekas pada tangan kita                                                        yang sulit di hilangkan dan yang
Ketiga, jika di emut dilidah selama 5 detik dan jangan menelannya maka akan meninggalkan bekas di bibir anda.
Ke empat, bawalah contoh makanan atau jajanan untuk sampel laboratorium dinas terkait.
  

EFEK DARI MENGKONSUMSI TERLALU SERING
Efek dari jajanan ini dapat mengakibatkan penyakit yang  berbahaya. Mengapa ? karena dapat menyebabkan keracunan pada adik anda setelah mengkonsumsi jajanan tersebut. efek selanjutnya adalah dapat menyebabkan sakit kanker pada adik anda. dan yang terakhir efek dari makanan ini menyebabkan kematian.

BAGAIMANA CARA PENANGANANNYA ?
Seharusnya masalah ini dapat kita tegur pedagang tersebut secara baik baik tanpa harus merugikan pedagang dan apa bila pedagang tersebut masih usil laporkanla pedagang tersebut ke dinas yang menangani masalah makanan. Karena merekalah yang berhak memberiakn ganjaran kepaad pedagang yang usil tersebut. Memang tidak semua pedagang itu melakukan kecurangan baiknya kita harus lebih mewas padai adik - adik kita sebelum membeli jajanan. dan sebaiknya berlakukan lah ke adik anda untuk membawa bekal dari rumah karena makanan dari ruma selain sehat dan dapat memberikan asupan gizi paad adik anda.

Kependudukan


MASALAH KEPENDUDUKAN DI NEGARA INDONESIA

1.PENDAHULUAN

Dari hasil sensus penduduk tahun 2010 jumlah penduduk Indonesia adalah
237,641,326 Juta. Berarti Indonesia termasuk negara terbesar ke empat di dunia.
Bila dilihat dari luas wilayah pada peta penyebaran penduduknya terlihat
tidak merata di 33 propinsi. Berdasarkan hasil sensus penduduk tahun 2010 sekitar
70% penduduk tinggal di pulau Jawa, padahal luas pulau Jawa hanya 7% dari luas
wilayah Indonesia. Dilain pihak pulau Kalimantan yang luas wilayahnya hanya
ditempati oleh 5% dari jumlah penduduknya.
Kondisi tersebut menunjukan bahwa kepadatan penduduk Indonesia tidak
seimbang. Kondisi tersebut memerlukan upaya pemerataan dan upaya tersebut telah
dilaksanakan melalui program transmigrasi dan gerakan kembali ke Desa.
Dilihat dari tingkat pertambahan penduduknya Indonesia masih tergolong
tinggi, hal ini bila tidak diupayakan pengendalianya akan menimbulkan banyak
masalah.Dampaknya terhadap pendapatan perkapita yang pada
gilirannya akan berpengaruh terhadap kualitas hidup. Juga terhadap kehidupan
rumah tangga seperti perceraian dan perkawinan yang akan berpengaruh terhadap
angka kelahiran dan kematian yang dalam banyak hal dijadikan indikator bagi
kesejahteraan suatu negara.
Nampaknya sederhana, tetapi harus diingat bahwa manusia adalah sebagai
subjek tetapi juga sekaligus objek pembangunan sehingga bila tidak diantisipasi
mungkin pada gilirannnya akan berakibat ketidakstabilan atau kerapuhan suatu
negara.

2. MASALAH KEPENDUDUKAN DI INDONESIA
     Masalah Akibat Angka Kelahiran
1. Total Fertility Rate (TFR)
Hasil perkiraan tingkat fertilitas (metode anak kandung) menunjukan bahwa
penurunan tingkat fertilitas Indonesia tetap berlangsung dengan kecepatan yang
bertambah seperti nampak pada tabel di bawah ini :
Periode (tahun) TFR % Penurunan/tahun
1967 -1970 5,605 1,7
1971 -1975 5,200 2,3
1976 -1979 4,680 2,8
1980 -1984 4,055 3,9
1987 -1990 3,222 2,1
1991 -2000  206,264,595
Namun demikian terjadi pergeseran ke kelompok umur (25 -29) tahun pada hasil SP80 dan ini akan memberikan dampak terhadap penurunan tingkat gfertilitas secara keseluruhan.
Berdasarkan dua kondisi di atas dapatlah disebutkan beberapa masalah (terkait
dengan SDM) sebagai berikut :

1) Jika fertilitas semakin meningkat maka akan menjadi beban pemerintah dalam hal
penyediaan aspek fisik misalnya fasilitas kesehatanketimbang aspek intelektual.

2) Fertilitas meningkat maka pertumbuhan penduduk akan semakin meningkat tinggi
akibatnya bagi suatu negara berkembang akan menunjukan korelasi negatif
dengan tingkat kesejahteraan penduduknya.


B. Masalah akibat Angka Kematian

Masalah yang muncul akibat tingkat mortalitas adalah :

1) Semakin bertambahnya Angka Harapan Hidup itu berarti perlu adanya peran
pemerintah di dalam menyediakan fasilitas penampungan.
2) Perlunya perhatian keluarga dan pemerintah didalam penyediaan gizi yang
memadai bagi anak-anak (Balita).
3) Sebaliknya apabila tingkat mortalitas tinggi akan berdampak terhadap reputasi
Indonesia dimata dunia.

Pemecahan masalah angka kelahiran dan kematian :
a) Kelahiran Angka kelahiran perlu ditekan melalui :
ĂĽ Partisipasi wanita dalam program KB.
ĂĽ Tingkat pendidikan wan ita wanita mempengaruhi umur kawin pertama dan
penggunaan kontrasepsi.
ĂĽ Partisipasi dalam angkatan kerja mempunyai hubungan negatif dengan
fertilitas.
ĂĽ Peningkatan ekonomi dan sosial.

b) Kematian angka kematian perlu ditekan :
ĂĽ Pelayanan kesehatan yang lebih baik
ĂĽ Peningkatan gizi keluarga
ĂĽ Peningkatan pendidikan (Kesehatan Masyarakat)

C. Masalah Komposisi Jumlah Penduduk

Masalah-masalah yang dapat timbul akibat keadaan jumlah penduduk  adalah :
1) Aspek ekonomi dan pemenuhan kebutuhan hidup keluarga.
Banyaknya beban
tanggungan yang harus dipenuhi biaya hidupnya oleh sejumlah manusia
produktif yang lebih sedikit akan mengurangi pemenuhan kebutuhan ekonomi
dan hayat hidup.

2) Aspek pemenuhan gizi.
Kemampuan ekonomi yang kurang dapat pula berakibat pada pemenuhan
makanan yang dibutuhkan baik jumlah makanan (kuantitatif) sehingga dampak
lebih lanjut adalah adanya rawan atau kurang gizi (malnutrition). Pada gilirannya
nanti bila kekurangan gizi terutama pada usia muda ( 0 -5 tahun). Akan
mengganggu perkembangan otak bahkan dapat terbelakang mental ( mental
retardation ). Ini berarti mengurangi mutu SDM masa yang akan datang.

3) Aspek Pendidikan
Pendidikan memerlukan biaya yang tidak sedikit, sehingga diperlukan dukungan
kemampuan ekonomi semua termasuk orang tua. Apabila kemampuan ekonomi
kurang mendukung maka fasilitas pendidikan juga sukar untuk dipenuhi yung
mengakibatkan pada kualitas pendidikan tersebut kurang.

4) Lapangan Kerja
Penumpukan jumlah penduduk usia muda atau produktif memerlukan persiapan
lapangan kerja masa mendatang yang lebih luas. Hal ini merupakan bom waktu
pencari kerja atau penyedia kerja. Apabila tidak dipersiapkan SDMnya dan
lapangan kerja akan berdampak lebih buruk pada semua aspek kehidupan.

Alternatif Pemecahan yang diperlukan :
(a) Pengendalian angka kelahiran melalui KB.
(b) Peningkatan masa pendidikan.
(c) Penundaaan usia perkawinan.

D. Masalah Kependudukan dan Angkatan Kerja.

jauh tidak seimbang hal ini kemungkinan dapat menyebabkan
masalah antara lain:
(a) Produktifitas yang dihasilkan oleh sebagian kecil manusia kemungkinan bisa
 habis dikonsumsi sebagian besar penduduk.
(b) Pendapatan perkapita akan rendah sehingga berpengaruh pada sektor ekonomi
masyarakat.

Alternatif Pemecahan Masalah :
(a) Penyediaan lapangan kerja
(b) Peningkatan mutu SDM melalui pendidikan dan keterampilan.

E. Masalah Mobilitas Penduduk di Indonesia
Masalah migrasi penduduk di Indonesia menjadi isu politik kependudukan di
Indonesia. Mobilitas antar pulau didominasi mobilitas penduduk di Pulau Jawa.
Dapat dimaklumi bahwa Pulau Jawa sebagai tujuan utama para migran,
karena di Pulau Jawa merupakan pusat perekonomian, pusat pendidikan, pusat
pemerintahan dan pusat kegiatan sosial ekonomi lainnya. Migran terbesar yang
masuk ke Pulau Jawa berasal dari Sumatera, karena Pulau Sumatera secara
geografis berdekatan dengan Pulau Jawa dan sistim transportasi yang
menghubungkan kedua pulau ini lebih bervariasi dan lebih banyak frekuensinya
dibandingkan dengan pulau-pulau lainnya.
Mobilitas Penduduk antar Pulau Propinsi
Pola mobilitas di Jawa masih sangat besar. Di Jawa Timur jumlah pendatang
masih didominasi migran sekitarnya terutama Jawa Tengah. Keadaan ini
menunjukan bahwa pekembangan mobilitas terjadi karena peningkatan peranan lalu
lintas di Pulau Jawa dan Sekitarnya termasuk Lampung, Sumatera Selatan sebagai
akibat pertumbuhan ekonomi yang semakin cepat. Sedang migran yang keluar dari
Jawa Timur mayoritas menuju wilayah Indonesia Barat terutama Sumatera dan
daerah pusat pertumbuhan ekonomi seperti Jakarta.
   
Mobilitas Penduduk dari Desa ke Kota
Urbanisasi pada dasarnya adalah pertumbuhan penduduk perkotaan yang
disebabkan perpindahan dari desa ke kota, dari kota ke kota, serta akibat proses
perluasan wilayah perkotaan (Reklamasi).
Permasalah yang Timbul :
Pertumbuhan penduduk perkotaan selalu menunjukan peningkatan yang
terus menerus, hal ini disebabkan pesatnya perkembangan ekonomi dengan
perkembangan industri, pertumbuhan sarana dan prasarana jalan perkotaan.
Upaya Pencegahan:
Menurut Prigno Tjiptoheriyanto upaya mempercepat proses pengembangan
suatu daerah pedesaan menjdadi daerah perkotaan yang disesuaikan dengan
harapan dan kemampuan masyarakat setempat. Untuk itu diperlukan upaya
peningkatan jumlah penduduk yang berminat tetap tinggal di desa. Yang perlu
diusahakan perubahan status desa itu sendiri, dari desa "desa rural" menjadi "desa
urban". Dengan demikian otomatis penduduk yang tinggal didaerahnya menjadi
"orang kota" daalam arti statistik. Guna
menekan derasnya arus penduduk dari desa ke kota, maka pola pembangunan yang
beroreantasi pedesaan perlu digalakan dengan memasukan fasilitas perkotaan ke
pedesaan, sehingga merangsang kegiatan ekonomi pedesaan.

F. Masalah Kepadatan Penduduk di Indonesia

Ketidakseimbangan kepadatan penduduk ini mengakibatkan ketidakmerataan
pembangunan baik phisik maupun non phisik yang selanjutnya mengakibatkan
keinginan untuk pindah semakin tinggi. Arus perpindahan penduduk biasanya
bergerak dari daerah yang agak terkebelakang pembangunannya ke daerah yang
lebih maju, sehingga daerah yang sudah padat menjadi semakin padat.
Pemecahan Masalah:
Untuk memecahkan masalah ini dilaksanakan program pepindahan penduduk
dari daerah padat ke daerah kekurangan penduduk, yaitu program transmigrasi.
Sasaran utama program transmigrasi semula adalah untuk mengurangi
kelebihan penduduk di Pulau Jawa. Tetapi ternyata jumlah penduduk yang berhasil di
transmigrasikan keluar Jawa sangat kecil jumlahnya.

G. Masalah Perkawinan dan Perceraian
Perkawinan bukan merupakan komponen yang langsung mempengaruhi
pertumbuhan penduduk akan tetapi mempunyai pengaruh yang cukup besar
terhadap fertilitas, karena dengan adanya perkawinan dapat meningkatkan angka
kelahiran. Sebaliknya perceraian adalah merupalkan penghambat tingkat fertilitas
karena dapat menurunkan angka kelahiran.

JENIS KELAMIN KAWIN CERAI HIDUP/MATI

Masalah yang timbul akibat perkawinan antara lain:

1. Perumahan
2. Fasilitas kesehatan

Masalah yang timbul akibat perceraian meningkat adalah :

1. Sosial Ekonomi
2. Nilai agama yang lemah

Alternatif Pemecahan :

Perkawinan :
1. Menambah masa lajang.
2. Meningkatkan masa pendidikan.

Peceraian :
1. Konsultasi Keluarga.
2. Pendalaman Agama.

Jumat, 02 November 2012

limbah rumah tangga


Assalamualaikum Wr. Wb.
Tema yang akan saya berikan tentang "Sampah  di Sekitar Lingkungan Rumah"
Sampah merupakan limbah perumahan yang sulit sekali di kontorol oleh setiap individu. Apakah anda sadar setiap sampah yang anda buang itu berpotensi mempersempit ruang pembuangan sampah ? Hal ini patut di bicarakan karena tempat DPU sekitar anda itu sudah sempit. Sehingga pemerintah hanya bisa menumpuk demi tumpuk sampah yang anda buang.
Masyarakat indonesia patutnya harus sadar bagaimana cara mengelola sampah rumah anda masing - masing. Bila anda melakukan hal hal berikut anda dapat mendapatkan untung yang cukup di bilang "waw" sebutan orang - orang sekarang. Hhee....
Sebagai masyarakat Indonesia yang peduli akan sampah kita dapat mengolahnya menjadi pupuk dan lainnya yaitu dengan membuat 3 macam bak sampah berbeda. Cara - caranya sebagai berikut :
1.  Tempat sampah 1 merupakan kelompok sampah sisa sayuran atau atau makanan. Disini kita bisa meracik sisa makanan dan sayuran mengolah menjadi pupuk tanaman rumah.
2. Tempat sampah 2 merupakan kelompok sampah dari kertas dan kaleng - kaleng makanan. Disini bila anda sangat menginginkan income dari pengepul rumah yang suka membeli kertas kertas dan kaleng - kaleng bekas.
3. Tempat sampah 3 merupakan kelompok sampah dari plastik bekas. Limbah ini yang sangat sulit untuk di musnahkannya, menghabiskan waktu sampai beratus taun. dampak dari penggunaan plastik mengakibatkan pamanasan global. ayo go green !!
Kesimpulan dari tema di atas adalah olah lah limbah di rumah anda dengan membuat 3 jenis tempat sampah berbeda, sehingga bermanfaat bagi lingkungan sekitar anda !!
terimakasih telah mampir ke blog saya :)
Assalamualaikum :)

Jumat, 19 Oktober 2012

ini cerita ku. bagaimana ceritamu ?


Assalamuallaikum Wr. Wb.

Perkenalkan nama saya Gigih Pratama Widia Saputra nama yang telah di berikan dari papah mamah ku. menurut saya, arti dari nama Gigih itu tekun Pratama itu pertama widia itu pertama saputra itu anak laki - laki pertama. Sudahlah nama tidak berpengaruh yang terpenting jalanakan kewajiban dari tuhan itu paling penting. Saya lahir di Kota kecil di Garut di Desa Kadungora pada tanggal 29 Mei 1993. Saya memiliki 1 saudara Laki-laki dan 1 saudari perempuan. Adik pertama  bernama Gilang Habib Barokah berumur 14 tahun yang masih duduk di Kelas 10 Sekolah Menengah Atas nama habib di berikan pada adikku ku terinspirasi dari kata-kata Presiden Indonesia ke 3 yaitu Bapak Prof.DR BJ Habie-habie. Yaps betul sekali Adik saya lahir pada masa revormasi. dimana era revormasi yang saya sebut era orang banyak protes. Loh kenapa tidak Presiden BJ Habie - habie banyak jasanya dimana disaat indonesia krisis moneter dia mampu mengatasi Indonesia merangkak baik. tapi sayang dia jatuh karena pemikiran dia sendiri bukan bersama. Loh kenapa membicarakan politik ? Hehehe... Kembali ke cerita saya gilang orangnya caper (cari perhatian) banyak banget bahan pembicaraannya. Kalau Gita adik ke duaku dia lahir pada bulan 24 November 2005 dia Adik saya tercantik disini ! ! Gita orangnya baik, suka mewek kalau di godain Gilang dan dia suka Sekali dengan buah burger. Dimasa saya Sekolah Dasar saya masih kecil saya termasuk murid yang biasa - biasa. Saya waktu kecil suka sekali pada pelajaran Matematika karena Matemati itu pasti dibanding dengan pelajaran berbahasa makanya pada saat SD pelajaran bahasa saya paling buruk yaitu 65 dari 00 - 100. masa - masa  Sekolah Dasar pun berjalan dimana saya pernah merasakan "cinta Monyet" kata orang - orang dulu. tapi yang membuat saya heran adalah ternyata wanita yang saya taksir ternyata sudah tertarik pada diri dari saya. "hahaha gayung bersambut" masa - masa tersebut di jalani dan akhirnya terpisah karena saya dan dia berbeda Sekolah Menengah Pertama. Masa - masa SMP pun berjalan seperti masa saya sekolah yang berbeda adalah teman - teman baru danpemikiran mulai berbeda pada masa SD dahulu. Teman - teman baru pun saling berkenalan pada waktu MOS ( Masa Orientasi Siswa ).  Ada yang membuat saya menarik disaat MOS sewaktu SMP adalah dijaman MOS kami dipemerkan keunggulan - keunggulan dari setiap X-kul sebutan pada jaman saya waktu SMP. Saya tertarik pada X-kul l bola Volly saya pun mendaftar pada X-kull tersebut masa seleksi pun dijalani dimana hasilnya adalah gagal saya masuk X-kull tersebut. Saya pun kecewa  karena di catacan tes otot tangan dan tulang tangan saya kurang kuat jadi membahayana diri saya pada saat X-kull nanti. Rasa kecewa pun datang kenapa saya bisa seprti ini dan akhirnya pergaualan  gelap pun menghapiri saya dimana teman teman bertanduk ini mengahampiri  saya dengam welcom dimana setiap kami kumpul merasakan kekeluargaan yang kuat. Masa pergaulana gelap pun saya jalani dimana kami melakukan kenakalan kenakalan yang menuru tuhan adalah haram. dimana kita semua merasakan puntung demi puntung rokok,  dan perkelahian antar kelompok. Kejadian tragis pun terjadi dimana ada anggota kelompok kami ada yang dikeroyok kelompok lain kami pun semua turut bersedih karena diasaat pengeroyokan kami tidak sedang bersama, akhirnya kelompok kami pun membalas. Masa - masa pergaulan gelap pun saya jalani prestasi di bidang akademik pun turun drastis tapi saya pun belum perduli. Sampai akhirnya Ujian Nasional pun datang saya pun menjalani ujian tersebut dan hasil akhirnya adalah mendapat nilai UN yang sangat mengecewakan. Saya pun merenung mungkin tuhan memberkan hukuman ke saya dengan memasukan saya ke sekolah swasta di daerah Bekasi Barat sana. Saya pun benar benar bertaubat dan tidak akan mengulangi kejaian dimasa pergaulan gelap tersebut. Era SMA pun dimulai dimana saya mendapat teman - teman yang pergaulannya wah tapi tidak lupa akan golongan bawah namun masih di jalan yang normal. berbeda sekali pada jaman saya SMP. Masa OSPEK pun berjalan namun yang membuat saya kesal adalah OSPEK kami mengalami tekanan yang sangat berat disana ada beberapa Senior membawa sebatang balok yg cukup besar untuk meng OSPEK kami semua. Terhentak saya terkejut kenapa ada OSPEK dengan menggunakan sebuah balok ? selama 3 hari pun berjalan kami di OSPEK dengan tekanan yang cukup berat. dan akhirnya upacara penutupan OSPEK pun ditutup. yang menjadi misteri adalah beberapa senior yang membawa balok tidak ikut dalam acara penutupan OSPEK kami "dimana mereka berada ?" menerut desan desus sih katanya beberapa senior tersebut di copot jabatannya itu desas - desus yah. di masa SMA pun saya menemui guru - guru yang mau membimbing dijalan yang baik. yang membuat saya senang adalah saya diterima X-kull futsal dan masuk kedalam anggota OSIS ( Organisasi Intra Sekolah ). Lambat laun pun berjalan akhir dari masa OSIS saya menjabat sebagai Wakil ketua MOS. MOS yang kami berikan adalah MOS yang benar - benar welcome pada mereka kami sebagai OSIS itu merangkul mereka yang masih baru masuk bangku SMA. OSPEK yang kami berikan cukup berbeda dari tahun sebelumnya dimana kami semua itu benar benar kakak senior mereka tidak ada bentakan untuk mereka yang baru malah bisa dibilang penuh keceriyaan rasa merangkul kami berikan itu terbuka. Pendekatan kami hanya dengan musik dan dengan gelak tawa saja baik senior maupun junior. menurut para junior sih MOS di tahun saya paling GOKIL ga ada bentakan dan tak ada kekerasan sama sekali. Seiring berjalannya waktu sekolah kami mengadakan LDKS ( Latihan Dasar Kepemimpinan Sekolah ) berlokasi di THE JUNGLE, kalau ga salah daerah Cibodas bukan the jungle yang kalian kira yah ini tempat benar benar bukit dan akses ketempatnya pun harus berjalan kaki 1,8 KM mendaki untuk mencapai lokasi. Dimana saya sendiri juga dilibatkan. TIM OSIS inti pun berperan sebagai perancang termasuk saya. Dengan melakukan promosi sebanyak banyaknya. allhamdulillah para junior pun berdatangan untuk mendaftar bahkan melebihi kuota yg di tentukan dengan jumlah peserta SMA 194 siswa/i. Dengan terpaksa kamipun merobak kembali isi proposal yang sebelumnya haya mencalonkan 110 sisw/i. Di LDKS ini saya ga mau paling atas jabatannya (booking lah ke pengurus osis hahaha) tapi saya sebagai pemantau apa yang terjadi di lapangan, tentunya para Instruktur di LDKS ini cukup membuat saya senang karena mereka patuh ke pada TIM OSIS inti ini. Tapi yang membuat kami sedih adalah kami mengadakan acar tanpa harus di bimbing pengurus osis belau sedang menjalankan rukun haji yang ke - 5 yaps beliau sedang berangkat haji di tanah suci Mekah, Saudi Arabia. Perjalanan Cibodaspun dimulai dimana para peserta bersorak sorai akan ke berangkatannya. Sesampainya ke kempat (hahaha mari kita mulai >:) kata rekan - rekan panitia ) Para peserta pun terhentak kaget kenapa mereka disuruh berjalan kaki jauh sekali ? sesampainya di lokasi kami pun membagikan kapur sebagai nyawa dalam acara ini. bila kapur tersebut patah maka mereka mati !! acara uji kedisiplinan, ketangguhan, kepercayaan diri, kebersamaan mereka kami uji. Mereka  tersentak kaget kenapa para seior mereka bisa buas bagai macan ngamuk di hutan ? banyak skali yang syok para junior bahkan banyak sekali yang nagis cuma gara gara kapur (nyawa dalam permainan) itu patah. Para instruktur pun membuat mereka berpecah kubu dan saling mengadu domba ( itu permainan seniotrbung haha ). Pada akhirnya mereka disatukan kembali. Seluruh panitaimenghibur mereka dengan ber macam - macam games yang memperkuat kesatuan mereka. Di games ini mereka terlihat sangat kompak dan kreatif tidak ada ke egoisan yang terlihat manandakan kami berhasil membuat mereka itu satu. Pekerjaan OSIS kami pun selesai dan masa jabatan kami pun selesai. Kembali ke masa kami menjadi siswa dan belajar sungguh sungguh untuk siap menghadapi Ujian Nasional dan hasilnya cukup memuaskan bagi saya pribadi mendapat nilai yg cukup puas tanpa kunci jawaban !! setelah lulus SMA saya pun tidak langsung kuliah karena ingin merasakan dunia kerja. Perjalanan pekerjaan di mulai dari menjadi Arsiparis ( pengelola arsip di perusahaan bandara) selama 10 bulan. namun pekerjaan saya pun terhenti karena kedua orang tua saya untuk melanjutkan kuliah.Perjalanan hidup di mulai di bangku kuliah selamat datang Universitas Gunadarma.
Bersambung. . . .